Muhamad Anantiyo Widodo
Daftar Isi
DUNIA PENDIDIKAN
Walaupun ia merupakan Sarjana Ekonomi, alumnus Universitas Diponegoro ini banyak aktif di dunia pendidikan. Pertamakali menjadi guru di SMK Ganesa Satria 4 Kedu Temanggung pada tahun 2009. Kemudian ikut merintis berdirinya SMP IT Cahaya Insani pada 2010 hingga menjadi Kepala Sekolahnya pada 2014 sampai 2017. Pada 2021 ia diangkat menjadi ketua Yayasan Fi Ahsani Taqwim yang mengelola lima sekolah dari PAUD (TK) hingga SMP. Selain itu juga menjadi pengurus JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu) Indonesia Wilayah Jawa Tengah. Kini, Anantiyo yang merupakan Magister Manajemen ini juga menjadi dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ihsanul Fikri Magelang, Jawa Tengah.
Anantiyo juga mendirikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sekar Tunas Mulia yang merupakan PKBM Vokasi Pertanian dibawah STM untuk memberikan kesempatan kepada anak bangsa yang belum bisa sekolah. Lalu ia juga mendirikan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang melatih pemuda untuk bertani produktif. Kemudian Anantiyo mendirikan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang melatih pemuda untuk bisa memasarkan produk melalui digital marketing.
Anantiyo sebagai ketua Dewan Pembina Senyum Anak Negeri sering menemui para guru dan siswa di sekolah pelosok NTT untuk memberikan bantuan peralatan, insentif guru, hingga beasiswa. Melalui Senyum Anak Negeri, lebih dari 50 sekolah di daerah tertinggal ia bantu. Untuk memperkuat peran pendidikan di NTT, Senyum Anak Negeri menyekolahkan puluhan anak-anak NTT di Yogyakarta.
Anantiyo juga mendirikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sekar Tunas Mulia yang merupakan PKBM Vokasi Pertanian dibawah STM untuk memberikan kesempatan kepada anak bangsa yang belum bisa sekolah. Lalu ia juga mendirikan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang melatih pemuda untuk bertani produktif. Kemudian Anantiyo mendirikan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang melatih pemuda untuk bisa memasarkan produk melalui digital marketing.
Anantiyo sebagai ketua Dewan Pembina Senyum Anak Negeri sering menemui para guru dan siswa di sekolah pelosok NTT untuk memberikan bantuan peralatan, insentif guru, hingga beasiswa. Melalui Senyum Anak Negeri, lebih dari 50 sekolah di daerah tertinggal ia bantu. Untuk memperkuat peran pendidikan di NTT, Senyum Anak Negeri menyekolahkan puluhan anak-anak NTT di Yogyakarta.
TRAINING MOTIVASI
Kesulitan mendapatkan motivator untuk para pelajar ketika ia didaulat menjadi direktur eksekutif Iqro Club memaksanya belajar cara memberikan motivasi. Maka pada 2007 ia mendirikan lembaga motivasi bernama REFRSH Training and Consulting Institute yang kini berubah nama menjadi BeningAti Institute. Training unggulannya adalah Get Winner Motivation Training, sebuah pelatihan singkat menemukan langkah menuju kemenangan hidup.
TALENTS MAPPING
Sebagai Ketua Yayasan Pendidikan, Anantiyo bersama tim merancang kurikulum Sekolah Qurani Ramah Bakat. Istilah ramah bakat merujuk pada 34 tema bakat pada konsep Talents Mapping. Anantiyo telah lulus menjadi praktisi Talents Mapping setelah mengikuti serangkaian pelatihan dengan dikeluarkannya sertifikat No 006.TM201.26.2024 oleh Pathfinder Consulting sebagai penyelenggara resmi pelatihan Talents Mapping yang ditandatangani Abah Rama Royani, Founder of Talents Mapping LEADPRO Consulting.
ORGANISASI
Anantiyo tercatat sangat aktif dalam berbagai organisasi sejak mahasiswa. Ia pernah menjadi ketua organisasi pergerakan mahasiswa hingga terpilih sebagai Presiden Partai Mahasiswa di UNDIP. Sepulangnya di Temanggung mendirikan cabang Iqro Club dan menjadi Direktur Eksekutif. Melalui Iqro Club, ia membina ribuan pelajar dalam berbagai program.
di Desanya, Anantiyo merupakan Ketua Karangtaruna. Pernah pula ia menjabat Ketua Karangtaruna Kecamatan. Disamping itu, ia terpilih menjadi Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Temanggung.
PEMBERDAYAAN
Anantiyo terpanggil untuk mengabdikan ilmunya sebagai sarjana ekonomi pembangunan. Ia kemudian bergabung menjadi Relawan Inspirasi Rumah Zakat pada 2016. Kini ia diberi tugas sebagai Koordinator Program Desa Berdaya Propinsi Jawa Tengah, Yogyakarta, Sumatera Barat dan Aceh.
Anantiyo juga mendirikan Yayasan Sekolah Tani Masyarakat, sebuah lembaga pemberdaya masyarakat yang konsen pada pendidikan dan pelatihan pertanian bagi masyarakat. Untuk mengelola hasil pemberdayaan, ia mendirikan Koperasi bernama Andalan Berkah Bumi. Koperasi ini memproduksi kopi, beras, ikan dan ternak hasil pengelolaan pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan di Kabupaten Temanggung.
Berikutnya, Anantiyo juga didaulat menjadi Ketua Dewan Pembina Yayasan Senyum Anak Negeri, sebuah yayasan yang konsen pada pemberdayaan masyarakat di Indonesia Timur, terutama Nusa Tenggara Timur.
WAKAF
Saat ini, Anantiyo terpilih menjadi Assesor BNSP untuk profesi Nadzir Wakaf di LSP Badan Wakaf Indonesia (BWI). Sebagai assesor, ia sering diminta untuk assesment calon Nadzir Wakaf dari berbagai lembaga.
UMROH
Sejak tahun 2019, Anantiyo sering diminta menjadi pembimbing Ibadah Umroh dan konsultan pemasaran biro umroh.
BERSEPEDA
Anantiyo memiliki hoby bersepeda, walaupun bukan pesepeda yang mampu mengayuh pedal jarak jauh. Baginya, bersepeda adalah cara menikmati alam dan mensyukuri nikmat kesehatan yang diberikan oleh Allah.
KELUARGA
Anantiyo mempunyai 1 istri dan 4 anak. Bersama keluarganya, ia tinggal di Dusun Ngumpul, Desa Kedungumpul, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Posting Komentar