Sinergi Memuliakan Lansia, Peluncuran Pesantren Lansia Ramadhan di Pacarejo

Daftar Isi

Pada hari Jumat, 20 Februari 2026 yang bertepatan dengan momentum suci Ramadhan 1447 H, suasana di Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, tampak lebih khidmat dan penuh semangat. Saya berkesempatan hadir mewakili manajemen Rumah Zakat dalam agenda peresmian Pesantren Lansia Ramadhan yang diinisiasi oleh Pos Lansia Husnul Khotimah. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara fasilitator lokal dengan semangat pemberdayaan masyarakat di pelosok DIY.

Kehadiran sosok Wakil Bupati Gunungkidul, Bapak Joko Parwoto, menambah bobot urgensi acara ini. Selaku Koordinator Program Desa Berdaya Rumah Zakat untuk wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, Aceh, dan Sumatera Barat, saya melihat agenda ini bukan sekadar seremoni musiman. Program Pesantren Lansia ini merupakan pilar penting dalam intervensi kesehatan kami, yang mencakup visi Desa Ramah Lansia dan Desa Bebas Stunting, guna menciptakan ekosistem masyarakat yang tangguh secara fisik dan spiritual.

Dalam laporannya, Ratno Sungkowo selaku fasilitator Rumah Zakat di Desa Pacarejo, menjelaskan bahwa dedikasi terhadap kaum senior di wilayah ini bukanlah hal baru. Pos Lansia Husnul Khotimah telah bertumbuh selama lima tahun terakhir. Konsistensi ini terbukti efektif dalam menjaga kualitas hidup para lansia agar tetap sehat, penuh semangat, dan menemukan kebahagiaan di masa senja mereka melalui berbagai aktivitas produktif dan religius.

Urgensi program ini dipertegas oleh data yang dipaparkan oleh Lurah Pacarejo. Saat ini, terdapat lebih dari 900 lansia di Kalurahan Pacarejo, di mana sekitar 60% di antaranya adalah janda. Angka ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan ruang sosial dan pendampingan ekonomi agar para lansia tersebut tidak merasa terisolasi, melainkan tetap berdaya di tengah masyarakat.

Merespons inisiatif tersebut, Wakil Bupati Gunungkidul, Bapak Joko Parwoto, menyampaikan apresiasi yang mendalam. Beliau menyatakan dukungan penuh terhadap model pemberdayaan ini dan berharap pola serupa dapat diadaptasi serta diimplementasikan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul di wilayah lain. Bagi beliau, sinergi antara lembaga zakat dan pemerintah daerah adalah kunci percepatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai penutup, saya menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Wakil Bupati atas kehadirannya yang memotivasi para warga. Saya menekankan bahwa program ini adalah wujud komitmen Rumah Zakat dalam mengelola dana umat agar menghasilkan manfaat yang tinggi dan tepat sasaran. Salah satu keberhasilan nyata di Desa Pacarejo adalah pengembangan usaha mandiri oleh para lansia. Ini adalah manifestasi dari proses transformasi besar yang kami cita-citakan : mengubah mustahiq (penerima manfaat) menjadi muzzaki (pemberi manfaat) melalui kemandirian ekonomi dan spiritual.

Posting Komentar

advertise